Jumat, 06 April 2018

ALLAHU AKBAR ATAS SEGALA MASALAH

Ustadz Adi Hidayat pernah berujar selama kita masih hidup tentu masalah selalu ada. Kalau mau tidak ada masalah, tidak usah hidup.
Tapi masalahnya kita tidak dapat menjamin masalah di alam akhirat nanti. Artinya? Masalah lagi hehe

Well, kita dihidupkan oleh Sang Pencipta dan ia pula yang telah menguji kita dengan merancang berbagai masalah. Akidah Islam telah menerangkan wajibnya beriman kepada Qodlo dan Qadar. Terujar dan tertancap dalam rukun iman yang kita imani. Ketetapan itu sudah dari sananya. Tidak ada kaitan dengan dosa dan pahala kita. Kita hanya perlu beriman. Mudah kan?
Jika sudah demikian
Kenapa kita harus mengeluh?
Kenapa kita harus meratapi nasib?
Kita sejatinya hanya bertanggungjawab atas sikap menghadapi masalah. Karena disinilah malaikat mengangkat pena nya. Mencatat sebagai pahala atau dosa.
Maka ketika ada masalah, hal yang penting dipahami adalah:
1. Ketahui masalah pasti ada dan menimpa setiap manusia
2. Ketahui Allah SWT yang menciptakan masalah dan ia juga yang punya solusi. Tugas kita hanya berikhtiar mengusahakan solusi terbaik sesuai syariatNya
3. ‎ALLAHU AKBAR. ALLAH MAHA BESAR. Tidak perlu lemah atas masalah yang sangat berat. Mudah bagi Allah untuk mengangkatnya. Bersabarlah.
Kalau sudah yakin semua dari Allah, untuk Allah dan kembali kepada Allah. Kita akan selalu siap menyikapi masalah yang hadir, siap berikhtiar dengan syariatNya. Jikapun harus mati ketika mengatasi masalah. Inilah kematian yang manis karena Allah ridho dengan cara-cara kita.
Indahnya menjadi muslim.
Indahnya husnudzon kepada Allah. "Sungguh mengagumkan perkara seorang mukmin. Sungguh seluruh perkara adalah kebaikan baginya. Yang demikian itu tidaklah dimiliki oleh seorangpun kecuali seorang mukmin. Jika mendapatkan kelapangan ia bersyukur maka yg demikian itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa kemudaratan/kesusahan ia bersabar maka yg demikian itu baik baginya.” (HR. Muslim)

0 komentar:

Posting Komentar